Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Kaya dengan Menjadi Entrepreneur

Perjalanan seorang entrepreneur membangun bisnisnya, yaitu : 1.    Level Produser Dengan menciptakan nilai tambah (manfaat lebih produk/jasanya) 2.    Level Marketer Dengan menggunakan faktor kali seperti jalur distribusi atau iklan 3.    Level Leader Dengan membentuk tim (manajemen) dan memimpinnya 4.    Level Owner Dengan membangun sistem dan menunjuk leader untuk menjalankannya

Lima Langkah Menuju Kekayaan Mental

1. Lima Langkah menuju hidup kaya : A. Milikilah komitmen yang kuat untuk menjadi kaya B. Mulailah mengasah kecerdasan finansial C. Lakukan alokasi uang yang Anda dapat atau miliki D. Pahamilah cashflow kelas miskin, menengah, dan kaya E. Mengertilah manajemen keuangan 2. Komitmen = keinginan + bayar harga = sukses 3. Cara mengasah kecerdasan finansial yang paling mudah adalah dengan menemukan jalan untuk membelanjakan uang, sekecil apa pun untuk menghasilkan uang atau barang produkdif 4. Uang harus dialokasikan ke dalam 4 pos pengeluaran agar hidup bisa menjadi kaya : Zakat 5%, Investasi 15%, Tabungan 10%, Konsumsi 70% 5. Perbedaan mendasar cashflow orang miskin, menengah, dan kaya terletak pada cara mereka membelanjakan uangnya. Orang miskin membelanjakan ke pos pengeluaran, orang menengah ke pos kewajiban, orang kaya ke pos aset. 6. Manajemen keuangan orang miskin : Income digunakan semua untuk membiayai pengeluaran.     Orang menengah sebagian masuk k

Sepuluh Cara Menjadi Jutawan Muda

1. Mencuri start/memulai sejak dini 2. Memiliki kecepatan/ menggunakan faktor kali 3. Mengetahui formula untuk menjadi kaya 4. Mampu menunda kesenangan 5. Bekerja untuk membangun aset bukan untuk mencari uang 6. Alokasi pengetahuan, kenalan, uang secara tepat sejak dini 7. Terus berinvestasi untuk leher ke atas (pendidikan) 8. Mengasah kecerdasan finansial berkesinambungan 9. Terus membangun networking 10. Memiliki semangat kolaborasi di luar dan kempetisi di dalam   

Memandang Peran Perguruan Tinggi

1.    Teknik mengajar yang memberdayakan adalah menarik ke luar kejeniusan, bukan memasukkan ke dalam berbagai pengetahuan 2.    Sistem Pendidikan Mental kaya berfokus pada : A.   Pengembangan potensi anak didik bukan ilmu teknis B.   Kemampuan berpikir bukan menghafal C.   Semangat kolaborasi bukan kompetisi 3.    Raport Merah Perguruan Tinggi dalam hal : A.   Kurikulum 1.    Fokus pada spesialis, sehingga tidak komprehensif 2.    Fokus pada ilmu teknis, bukan pengembangan potensi mahasiswa 3.    Tidak mengajarkan kecerdasan finansial 4.    Orientasi ke pengumpulan pengetahuan, bukan mempraktekkannya B.   SDM Mahasiswa 1.    Fokus pada keterampilan teknis, bukan pada panggilan jiwa 2.    Studi oriented (closed mind) 3.    Mencari kerja, bukan menciptakan kerja 4.    Mencari gaji tinggi dan kemapanan, bukan pertumbuhan karir C.   SDM Dosen 1.    Dosen banyak yang egois 2.    Latar belakang akademisi bukan praktisi 3.    Belum bebas secara